MySQL

Menjalankan Laravel 5 + XAMPP di Windows

Laravel Logo

Sudah kenal dengan Laravel? Ya, salah satu framework PHP untuk web artisan selain CodeIgniter, Zend Framework, dsb. Laravel juga menggunakan konsep model–view–controller (MVC), dengan lisensi MIT. Untuk lebih jelasnya silakan baca di wikipedia: Laravel.

Akhir-akhir ini saya sedang pedekate dengan laravel. Kabarnya laravel salah satu framework yang mengusung konsep clean code, jadi saya coba untuk pakai framework ini.

Sebelum menggunakan laravel, kita perlu instalasi menggunakan composer. Apa itu composer? Composer adalah sebuah ‘dependency manager’ untuk PHP. Kita bisa menginstall sebuah library melalui composer dan composer akan secara otomatis menginstall library lain yang dibutuhkan, tanpa perlu mendownload satu persatu. Mirip dengan apt-get install atau yum install di sistem operasi linux.

Oke, kita langsung saja. Ini adalah requirement yang dibutuhkan oleh Laravel:

  • PHP >= 5.6.4
  • OpenSSL PHP Extension
  • PDO PHP Extension
  • Mbstring PHP Extension
  • Tokenizer PHP Extension
  • XML PHP Extension

Belajar MySQL: Membuat User

MariaDB

Setelah sebelumnya kita belajar membuat dan memilih database, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat user di MySQL. Kita akan belajar bagaimana membuat useng melalui perintah CREATE USER dan INSERT.

Di MySQL, kita bisa tidak hanya bisa menentukan siapa yang bisa connect ke database, tapi juga bisa menentukan spesifik dari sumber tertentu. Sebuah akun MySQL juga memuat informasi hostname dari mana user tersebut bisa melakukan koneksi, ini ditandai dengan simbol @. Sebagai contoh, jika akun welly akan connect ke database server dari host karedok.net maka akun MySQL nya akan seperti [email protected]

Aturan ini akan memperbolehkan banyak akun dengan nama yang sama tetapi terkoneksi dari beberapa host dengan kewenangan yang berbeda.

Belajar Dasar MySQL : Membuat dan memilih database

MariaDB

Tulisan terakhir bulan Maret dan sekarang udah September. Berarti 6 bulan gak ada posting apa-apa. Dibilang sibuk juga enggak. Dibilang enggak, ya lumayan ada kerjaan juga. Hehehe...

Kali ini kita cuma akan menunjukkan bagaimana beberapa perintah dasar MySQL database melalui command line. Kita akan belajar bagaimana membuat database, lalu membuat tabel, input tabelnya, update data, hapus data, ekspor-impor database.

Sebelum mulai, yg harus kita persiapkan adalah:

LAMP Server (Linux Apache, MySQL, PHP) CentOS 7

LAMP on CentOS
LAMP adalah istilah yang merupakan singkatan dari Linux, Apache HTTP Server, MySQL dan Perl/PHP/Phyton. LAMP merupakan paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap. Secara prinsip dan umumnya sebagai webserver.
Kombinasi yang pasti dari perangkat lunak yang disertakan dalam paket LAMP dapat bervariasi, terutama berkenaan dengan perangkat lunak scripting web, seperti PHP dapat diganti atau dilengkapi dengan Perl dan / atau Phyton. Istilah serupa dengan dasar perangkat lunak yang sama (AMP) berjalan pada sistem operasi lainnya, seperti Microsoft Windows (WAMP), Mac OS (MAMP), Solaris (SAMP), iSeries (iAMP), atau OpenBSD (OAMP).
Komponen-komponen dari LAMP diantaranya:
  • Linux sebagai sistem operasi
  • Apache HTTP Server sebagai web server
  • MySQL sebagai sistem basis data
  • Perl atau PHP atau Pyton sebagai bahasa pemrograman yang dipakai

Pada tulisan ini kita akan mempelajari bagaimana me-konfigurasi sebuah Linux, Apache, MySQL, and PHP (LAMP).

Berlangganan MySQL