GLPI, Aplikasi Powerfull Untuk Manajemen Aset IT Perusahaan

GLPI yang merupakan singkatan dari stands for Gestionnaire Libre de Parc Informatique adalah sebuah paket sistem Aset dan manajemen IT yang menyediakan fitur Service Desk, license tracking dan software auditing.

Software open source ini diinisiasi oleh INDEPNET (2003-2015) kemudian sejak 2015 dikembangkan oleh Teclib.

GLPI merupakan sebuah aplikasi berbasis web, yang artinya membutuhkan sebuah web server untuk bisa digunakan. Keuntungan dari sebuah aplikasi berbasis web adalah bisa digunakan pada semua perangkat hanya dengan sebuah web browser.

Aplikasi ini bisa menjadi solusi perusahaan dalam membangun sebuah database aset dan me-manage informasi administrasi serta finansial. Dengan begitu, departemen IT bisa membuat dokumentasi tentang informasi teknis dan catatan perawatan dari aset IT yang ada.

Untuk sebuah software open source, GLPI memiliki fitur yang komplit. Di dalamnya sudah terdapat fungsi yang dibutuhkan oleh sebuah departemen IT perusahaan.

Fitur yang dimaksud sebut saja

  • Assets Management. Data inventori untuk komputer, printer, dan perangkat-perangkat IT lainnya dengan menggunakan tool semacam OCS Inventory atau FusionInventory.
  • Menyimpan informasi alokasi peralatan IT untuk user atau group berdasarkan lokasi
  • Manajemen daur-hidup perlengkapan
  • Reservasi penggunaan aset
  • Manajemen lisensi (sesuai kaidah ITIL)
  • Manajemen informasi jaminan dan finansial (pembelian, data jaminan, perpanjangan, atau penjualan).
  • Manajemen kontrak, kontak dan dokumen yang terkait dengan aset.
  • Manajemen insiden, permintaan, masalah dan perubahan.
  • Pembuatan tiket melalui email, dengan antar muka yang berbeda antara teknisi dengan user
  • Manajemen tiket bantuan (pendelegasian, penjadwalan, solusi, dan sebagainya)
  • Dokumentasi prosedur dan implementasi IT
  • Halaman laporan: hardware, jaringan atau bantuan (tiket).
  • GLPI juga mendukung banyak plugin lainnya yang bisa menambah fitur selain yang disebutkan diatas.

Dari fitur-fitur​ itu saja bisa dibilang cukup meng-cover semua kebutuhan operasional departemen IT. Jadi tidak perlu lagi menggunakan tools yang terpisah. Misalkan untuk service desk menggunakan osTicket, lalu project management menggunakan Collabtv.

Untuk lebih lengkapnya bisa langsung menuju ke TKP : www.glpi-project.org

Sejarah

GLPI, -sebuah proyek yang berbasis komunitas- dimulai pada tahun 2013 dengan pengarahan dari INDEPNET Association. Sejalan dengan waktu dan kebutuhan akan sebuah solusi mengenai dokumentasi aset yang mumpuni, penggunaannya semakin meluas di kalangan komunitas maupun perusahaan. Bahkan bisa dikatakan menjadi yang terdepan dalam hal aset manajemen.

timeline GLPI

Dikarenakan INDEPNET Association tidak berniat menawarkan layanan jasa terkait dengan softwarenya, pada tahun 2008 Asosiasi membuat sistem rekanan dengan beberapa tujuan:

  • Yang pertama, adalah membangun ekosistem dimana para rekanan dapat berpartisipasi di GLPI Project.
  • Kedua, rekanan secara finansial dapat membantu asosiasi dalam pengembangan aplikasi.
  • dan Ketiga, ekosistem dapat menjamin sebuah layanan melalui rekanan yang dipercaya & terhubung langsung dengan asosiasi.

Pada 2009, Teclib memulai integrasi dengan aplikasi, mengembangkan kode sumber dan menerapkan fitur-fitur baru. Semenjak pertengahan 2015 pemimpin komunitas memutuskan untuk menyerahkan kewenangan peta manajemen dan pengembangan ke Teclib. Dengan demikian, Teclib menjadi pemimpin dan memastikan pengembangan GLPI.

Sampai sekarang, kode sumber tetap menggunakan lisensi GPL dan juga sifatnya yang open source. Dengan demikian semua orang dan komunitas yang menggunakan GLPI dapat memberikan masukan dengan cepat.

Sistem yang dibutuhkan

  • Sebuah Web server (Apache, Nginx, IIS, Dan sejenisnya)
  • MariaDB atau MySQL dibawah versi 5.7
  • PHP 5.4 atau setelahnya
  • Ekstensi PHP wajib:
    • json
    • mastering
    • mysqli
    • session
    • gd (untuk generate gambar)
    • curl (untuk autentikasi CAS)
  • Ekstensi PHP lainnya untuk mengaktifkan fitur tambahan:
    • domxml (autentikasi CAS)
    • imap (untuk mengambil email dan autentikasi user)
    • ldap (autentikasi user)
    • openssl (enkripsi)

Untuk bagaimana proses instalasi & konfigurasi, akan kita bahas di artikel terpisah agar lebih fokus pembahasannya.

Itulah sedikit perkenalan dengan GLPI, sebuah aplikasi berbasis web yang powerfull untuk perusahaan​. Buat kamu yang sudah pakai, bagaimana menurut kamu sob? Punya pendapat lain?

Atau kalau ada pertanyaan terkait dengan artikel ini, silakan gunakan halaman komentar untuk kita diskusi.

Komentar kamu