Biosfer tempat makhluk hidup berada terdiri atas kumpulan ekosistem. Ekosistem- ekosistem tersebut mempunyai tipe-tipe yang sangat bervariasi. Untuk menentukan tipe suatu ekosistem digunakan ciri yang mudah diamati, yaitu ciri komunitas yang menonjol. Setiap jenis makhluk hidup hanya dapat tumbuh dan berkembang dengan lingkungan yang sesuai agar mampu beradaptasi. Oleh karena itu, pada daerah yang lingkungan fisiknya berbeda akan ditemukan komunitas yang berbeda. Indonesia memiliki empat kelompok ekosistem utama, yaitu :
Ekosistem Darat Alami
Berdasarkan letak geografisnya, ekosistem darat dibedakan menjadi :
A. Bioma Gurun
Ciri-ciri Bioma gurun antara lain adalah terdapat di daerah tropis, gersang, curah hujan rendah, terdapat tumbuhan yang memiliki jaringan untuk menyimpan air yaitu kaktus
B. Bioma Padang Rumput
Ciri-ciri : terdapat di daerah antara tropis dan subtropis, hujan turun tidak teratur, terdapat tumbuhan herba dan rumput.
C. Bioma Hutan Basah
Ciri-ciri : terdapat di daerah tropis dan subtropis, spesies pepohonan relatif banyak, variasi suhu dan kelembapan cukup tinggi.
D. Bioma Hutan Gugur
Ciri-ciri : terdapat di daerah beriklim sedang, curah hujan merata, jenis pohon sedikit, dan tidak terlalu rapat.
E. bioma Taiga
Ciri-ciri : terdapat di belahan bumi sebelah utara dan suhu di musim dingin rendah.
F. Bioma Tundra
Ciri-ciri : suhu rendah, tumbuhan didominasi Spaghnum, lumut kerak, dan rumput.
Ekosistem Perairan
Ekosistem Air Tawar
Ekosistem air tawar digolongkan menjadi ekosistem air tenang (danau dan rawa) dan air mengalir (sungai). Organisme air tawar dibedakan sebagai berikut :
a. Plankton ; bergerak pasif dan mengikuti aliran air (fitoplankton dan zooplankton)
b. Nekton ; aktif berenang di air, contohnya ikan.
c. Perifiton ; melekat pada tumbuhan atau benda lain, contohnya siput.
d. Neuston ; mengapung atau berenang di permukaan air, contohnya serangga air.
e. Bentos ; hidup di dasar air, contohnya cacing.
Ekosistem Air Laut
Menurut kedalamannya, ekosistem air laut dibedakan menjadi beberapa daerah, yaitu :
a. Litoral ; daerah yang berbatasan dengan darat
b. Neretik ; daerah yang masih dapat ditembus oleh cahaya matahari dengan kedalaman + 300 m.
c. Basial ; daerah dengan kedalaman antara 200 m – 2.500 m.
d. Abisal ; daerah terdalam dengan kedalaman 1.500 – 10.000 m.
Ekosistem laut atau bahari mencakup ekosistem laut dalam, pantai pasir dangkal/litoral, dan daerah pasang surut. Ekosistem laut dalam merupakan ekosistem laut yang tidak terjangkau oleh sinar matahari. Komunitas yang hidup di ekosistem laut dalam kemungkinan adalah hewan-hewan pemakan sampah (saprovora), karnivora, dan detrivora. Karena terbatasnya sumber materi dan energi maka keanekaragaman jenis makhluk hidup pada ekosistem laut dalam paling rendah dibandingkan ekosistem laut lainnya. Ekosistem pantai pasir dangkal
Sumber :
Indonesia, Forum Tentor; 2018. The King Master Biologi SMA cetakan 1. Yogyakarta: Forum Edukasi.
