Selasa, 27 September 2022

PHORIA MATA

Apakah anda pernah mengalami mata tiba-tiba bergerak sendiri pada dua arah berbeda? atau saat mata lelah, bola mata sebelah bergerak sendiri tanpa perintah? bisa juga tiba-tiba kehilangan fokus dan terasa sulit mengembalikan fokus penglihatan? Awal menyadari kelainan mata ini saat saya sudah bekerja. Hipotesis saya semua terjadi hanya karena kelelahan akibat terlalu banyak bekerja depan layar komputer. Lama kelamaan semakin mengganggu, sedang melamun tiba-tiba pennglihatan saya cepat beralih dan saya harus memejamkan mata beberapa kali, baru bisa mengembalikan kenormalan pandangan. Saya mengira, karena mata saya minus. Setiap kelelahan mata saya akan berimbas pada sakit kepala. Akhirnya saya inisiatif memeriksakan mata ke optik terdekat. Dari sana saya disarankan menemui dokter mata. Langsung saya pergi ke salah satu rumah sakit swasta dekat tempat tinggal saya untuk memeriksakan kondisi mata saya dan apa hubungan nya dengan sakit kepala yang saya rasakan setiap kali mata lelah.

Bola mata normalnya bergerak pada arah yang sama. Pada beberapa orang, bisa terjadi gerakan bola mata tidak sama, sering disebut dengan mata juling. Hal ini disebabkan oleh otot mata yang terhubung ke otak tidak bekerja dengan baik, akibatnya kedua mata bergerak pada arah yang berbeda. Pada kondisi ini, salah satu mata melihat ke depan dan mata yang lain melihat ke atas, bawah, atau samping. Akibatnya, penderita tidak dapat memusatkan pandangan pada satu titik dan sering mengalami penglihatan ganda. Salah satu bola mata yang lemah akan terlihar tidak fokus sedangkan mata yang lain lebih dominan dan fokus. Penderitanya juga dapat mengeluhkan pandangan ganda atau menyipitkan mata/ menggerakan kepala agar dapat melihat lebih baik.  

dr Utami Noor Syabaniyah, SpM dari Ciputra SMG Eye Clinic menerangkan penderita mata juling terdiri atas dua macam, yaitu yang julingnya bersifat ‘phoria’ maupun ‘tropia’. Lantas apa bedanya?

“Kalau phoria itu julingnya harus dipicu atau di-trigger baru muncul, jadi sehari-hari kita nggak melihatnya. Sedangkan tropia itu sudah manifest, jadi kelihatan jelas dia juling,” pada pasien mata juling phoria, mata julingnya memang cenderung tersembunyi, dan baru terlihat saat yang bersangkutan sedang stres, kelelahan atau sakit. Sebaliknya mereka yang mata juling-nya tergolong tropia, julingnya akan tetap terlihat meskipun ia berada dalam keadaan baik-baik saja.Strabismus atau mata juling adalah suatu kondisi dimana kedua mata tidak tertuju pada satu obyek yang menjadi pusat perhatian secara bersamaan. Pada mata juling, salah satu mata bisa bergulir ke atas, ke bawah, ke kanan, atau ke kiri. Strabismus bisa disebabkan oleh kelainan panjang otot penggerak bola mata atau kelainan saraf penggerak bola mata.  Pilihan penanganan strabismus meliputi pemakaian lensa khusus (prisma), tutup mata (eye patch) dan mungkin pembedahan pada kasus tertentu.

Artikel sebelumnya Menggunakan Bootstrap 5 di Laravel 9
Artikel BerikutnyaEkosistem
Erni Yunita
Erni Yunitahttp://karedok.net
Seorang Istri yang kebetulan juga seorang staf pengajar di salah satu Sekolah Menengah Atas di Tangerang. Lahir dan besar di Panggal-panggal, Baturaja, OKU. Menyelesaikan pendidikan di Universitas Lampung FKIP Pendidikan biologi. Sangat bersyukur dengan karunia tiga orang anak.
RELATED ARTICLES

Mari diskusi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments