KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.3. VISI GURU PENGGERAK

0
312

1. Filosofis KHD dalam mendukung nilai dan peran guru penggerak mencapai VISI

koneksi materi hal 1
  1. FILOSOFIS KHD
    Guru MENUNTUN tumbuh kembang anak sesuai kodrat alam dan zaman nya. Sekolah diibaratkan sebagai ladang, guru sebagai petani nya, dan murid sebagai benihnya. JAadi, murid sudah memiliki faktor gen sebagai penentunya, guru hanya bisa mempertajam gen-gen baik sebagai kodrat alamnya. Kodrat zaman yang terlebih lagi berperan mempertegas garis-garis tersebut. Guru berperan memperhalus budi pekerti dalamproses belajar. BERMAIN adalah salah satu tuntutan jiwa anak.
  2. NILAI DAN PERAN GURU PUNGGERAK
    Nilai-nilai guru penggerak adalah Berpihak pada murid, Reflektif, Mandiri, Kolaboratif, dan Inovatif. Peran guru penggerak adalah menjadi pemimpin pembelajaran, menjadi coach bagi guru lain, pendorong kolaborasi, mewujudkan kepemimpinan murid, dan menggerakkan komunitas praktisi.
  3. VISI GURU PENGGERAK
    Maka dari itu, guru penggerak perlu membuat visi yang berpihak pada murid, mampu mencerminkan nilai dan peran guru penggerak serta mewujudkan profil pelajar Pancasila. Visi saya sebagai guru penggerak Mewujudkan murid yang kreatif dan inovatif menyongsong tercapainya profil pelajar pancasila.
  4. INKUIRI APRESIATIF (B-A-G-J-A)
    Pendekatan IA adalah salah satu cara untuk mewujudkan VISI secara kolaboratif INKUIRI APRESIATIF (IA) merupakan pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan (positif). Setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan.
  5. RENCANA TINDAKAN
    Sebelum melakukan tahapan BAGJA Visi yang telah disusun diturunkan terlebih dahulu menjadi prakarsa-prakarsa perubahan Penyusunan Prakarsa perubahan dapat dibantu dengan model ATAP.

2. Bagaimana membangun VISI

koneksi materi hal 2

Membangun Visi bukan hanya sebatas slogan dan hiasan. Visi harus menjadi pendorong semangat dan dalam diri seorang guru untuk melakukan perubahan dan menggapai mimpi secara kolaborasi. Seorang guru harusnya memiliki visi yang selaras dengan Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat, demi terciptanya student wellbeing. Manusia yang merdeka secara diri dan secara masyarakat

Proses menuntun murid selaras dengan kodrat alam dan zaman nya. Berpedoman pada 3 hal yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Dari sini guru memahami bahwa visi harus berfokus pada murid. Pendidikan adalah proses yang terus bergerak, yang dikenal dengan asas trikon yaitu kontinu, konvergen dan konsentris. Dalam Menuntun, guru harus bersifat kontinu atau berkelanjutan, Konvergen yaitu mengikuti kemajuan zamani namun harus tetap konsentris, menyesuaikan dengan kepribadian bangsa. Ki Hadjar Dewantara mengemukakan bahwa dalam proses menuntur, diri anak perlu merdeka dalam belajar serta berpikir, dituntun oleh para pendidik agar anak tidak kehilangan arah. Pendidikan diselenggarakan agar setiap individu dapat menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Kedua semangat ini yang kemudian memunculkan sebuah pedoman, sebuah penunjuk arah yang konsisten, dalam pendidikan di Indonesia: Pedoman tersebut adalah Profil Pelajar Pancasila Menyusun visi yang berpihak kepada murid, guru perlu menyelaraskan war dengan Dimensi profit pelajar Pancasila

Dalam proses mewujudkan visi yang berpihak pada murid dan selaras dengan profil pelajar Pancasila, perlu ada pemimpin yang mampu menggerakkan dan mengelola perubahari. Peran Guru Penggerak sebagai pemimpin yang menggerakkan din sesama, serta lingkungan- masyarakat untuk mewujudkan sekolah yang berpihak pada murid ini sangat diperlukan dalam mendukung terwujudnya vistyang decanangkan Selain itu, peran guru penggerak sebagar pemimpin pembelajaran, coach bagi guru lain, pendorong kolaborast mewujudkan kepemimpinan murid dan menggerakkan komunitas praktisi sangat diperlukan dalam mencapai VISI yang dimimpikan bersama

3. Mencapai Visi dengan Inkuiri Apresiatif (IA)

koneksi materi hal 3

Inkuiri Apresiatif (IA)

Visi dijabarkan menjadi misi-misi kecil sebagai langkah nyata menuju ketercapaian visi. Pendekatan IA merupakan salah satu cara untuk mewujudkan VISI secara kolaboratif. INKUIRI APRESIATIF (IA) merupakan pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan (positif). Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhaslian. IA dimulai dengan mengidentifikasi hal baik yang sudah ada di sekolah, mencari cara bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, dan memunculkan strategi untuk mewujudkan perubahan ke arah lebih baik. Tahapan dalam IA dalam bahasa Indonesia disebut dengan BAGA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi)

Sebelum melakukan tahapan BAGJA, Vis yang telah disusun diturunkan terlebih dahulu menjadi prakarsa-prakarsa perubahan Pernyataan prakarsa perubahan adalah gambaran upaya nyata yang memungkinkan gotong royong dalam meningkatkan kualitas pembelajaran murid berbasis aset/kekuatan. Penyusunan Prakarsa perubahan dapat dibantu dengan model ATAP

BAGIA

Tahapan BAGJA

Kekuatan BAGJA terdapat proses penggalian jawaban pertanyaan yang didasari ofeh rasa ingin tahu, kebaikan, dan kebersamaan, BAGJA, dimulai dengan filosofi dan visi yang berpusat pada kepentingan murid, kemudian diturunkan menjadi tujuan-tujuan rinci berupa prakarsa perubahan yang muncul dari keresahan, Setelah itu disusunlah pertanyaan pertanyaan dan rencana-tindakan yang perlu dilakukan, kemudian merealisasikan hingga mendapatkan suatu temuan (data, cerita, fakta) Temuan itulah yang menjadi dasar untuk menelaah kembali rancangan pertanyaan dan tindakan yang telah dibuat.

VISI: “Terwujudnya murid yang kreatif dan inovatif menyongsong tercapainya profil pelajar pancasila

Mari diskusi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.