Sistem Indra Manusia

0
178

2. INDRA PENDENGAR (TELINGA)

  • Mendengar adalah kemampuan untuk mendeteksi vibrasi mekanis (getaran) yang kita sebut suara. Dalam keadaan biasa, getaran mencapai indera pendengar, yaitu telinga, melalui udara.
  • Telinga merupakan alat pendengar dan alat keseimbanagan. Telinga terdiri dari tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
  • Telinga luar; Terdiri atas daun telinga (aurikula) dan saluran telinga luar.
    1. Daun telinga terdiri atas tulang rawan dan jaringan fibrosa, kecuali pada ujung paling bawah, yaitu cuping telinga, terdiri atas lemak.
    2. Daun telinga berfungsi untuk menerima dan mengumpulkan suara yang masuk.
    3. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk, dan terdapat kelenjar lilin yang menghasilkan serumen dan berperan menangkap debu dan mencegah infeksi.
  • Telinga Tengah (rongga timpani)
    • Merupakan rongga yang berhubungan dengan faring melalui saluran Eustachius. Fungsi saluran ini untuk menjaga keseimbangan tekanan udara antara udara luar dengan udara di dalam telinga tengah.
    • Pada telinga tengah terdapat membran timpani dan tulang-tulang telinga tengah.
    • Membran timpani (disebut juga dengan istilah gendang telinga) merupakan selaput yang menerima gelombang bunyi dan memisahkan antara telinga luar dan telinga dalam.
    • Tulang-tulang telinga terdiri atas tiga macam, yaitu :
      1. Tulang martil (maleus) ; menyerupai martil berfungsi menghantarkan getaran bunyi dari gendang telinga ke tulang landasan
      2. Tulang landasan (incus) ; menghantarkan getaran bunyi ke tulang sanggurdi
      3. Tulang sanggurdi (stapes) ; tulang terkecil dan teringan pada manusia, berfungsi menerima getaran suara dari tulang landasan dan diantar ke membran di telinga dalam melalui tingkap oval.
  • Rongga Telinga Dalam
    • Rongga telinga dalam merupakan labirin tulang yang dilapisi dengan membran, terdiri dari 3 kanalis semisirkular (saluran setengah lingkaran), vestibulus, dan koklea (rumah siput).
    • Pada pangkal setiap kanalis semisirkular terjadi penggelembungan (disebut ampula). Di dalam ampula terdapat alat keseimbangan dinamis yang di sebut krista ampularis/krista.
    • Vestibulus terbagi menjadi dua yaitu sakulus dan utriculus, yang didalamnya terdapat alat keseimbangan statis yang disebut macula akustika.
    • Koklea terdiri dari tiga saluran, yaitu :
      1. Saluran vestibular. Bagian dasar nya berhubungan dengan tulang sanggurdi melalui tingkap oval
      2. Saluran koklear. Membrane penyusunnya terdiri dari membrane basilaris yang mengandung reseptor getaran (organ korti) dan membrane vestibular. Di antar kedua membrane tersebut terdapat membrane tektorial. Organ korti merupakan sel rambut, dan rambut tersebut mengarah ke membrane tektorial.
      3. Saluran timpani. Berhubungan dengan telinga tengah melalui tingkap bulat.
    • Saluran vestibular dan saluran timpani berisi cairan perilimfe, sedangkan koklea berisi cairan endolimfe.
bagian telinga
  • Proses Mendengar
    1. Getaran bunyi di luar akan ditangkap oleh daun telinga, dan masuk melalui saluran telinga sehingga menggetarkan membran timpani.
    2. Getaran ini akan diteruskan ke dalam telinga tengah melalui tulang-tulang pendengaran.
    3. Selanjutnya getaran diteruskan ke telinga dalam melalui selaput jendela oval dan menggetarkan cairan perilimfe yang terdapat di dalam saluran vestibular.
    4. Getaran cairan ini menggerakan membran basilar yang selanjutnya menggetarkan cairan dalam skala timpani.
    5. Pada saat membran basilaris bergetar akan menggerakan sel-sel rambut organ korti sehingga bersentuhan dengan membrane tektorial.
    6. Sentuhan ini adalah stimulus untuk organ korti yang akan membebaskan neurotransmitter ke ujung dendrit saraf pendengaran (saraf koklear) yang berada pada pangkal organ korti.
    7. Impuls saraf diteruskan melalui serabut saraf koklear menuju batang otak dan menyebar pada daerah auditori dan korteks serebral. Otak akan mengolahnya dan menerjemahkannya sebagai suatu suara.
  • Alat keseimbangan (ekuilibrium)
    1. Peranan lain dari telinga adalah sebagai alat keseimbangan.
    2. Proses keseimbangan dilakukan oleh kanalis semisirkularis
    3. Keseimbangan rotasi ; kanalis semisirkularis mampu mendeteksi Gerakan memutar kepala
    4. Keseimbangan gravitasi : kanalis semisirkularis mampu mendeteksi saat kepala tegak/datar.

Mari diskusi

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.